Ngaji Aswaja di Sekolah Mafahim

Asy’ariyah dan Maturidiyah adalah kelompok mayoritas umat Islam sepanjang zaman. Di Indonesia paham ini diikuti oleh para habaib, Nahdlatul Ulama, Nahdlatul Wathan, al-Washliyah, dan lainnya.

Namun meski begitu, terdapat kelompok minoritas yang mengasumsikan bahwa Asy’ariyah dan Maturidiyah adalah kelompok sesat dan keluar dari Ahlussunnah Wal-Jama’ah.

Guna membenarkan dakwaan itu mereka memberikan berbagai macam penjelasan dan alibi.

Berbagai tuduhan yang tersebar di beberapa kitab dan ceramah kelompok itu secara umum ada tiga, yaitu:

Pertama, Asy’ariyah dan Maturidiyah dianggap membatasi sifat Allah hanya 20.

Kedua, Asy’ariyah dan Maturidiyah dituduh menafikan sifat-sifat Allah.

Ketiga, Asy’ariyah dituduh mengikuti seorang ulama bernama Abdullah bin Sa’id bin Kullab atau Ibnu Kullab, tidak mengikuti Abul Hasan al-Asy’ari yang menurut mereka adalah seorang ulama berpaham salaf.

Tuduhan-tuduhan tersebut tidaklah benar, karena pada umumnya hanya berdasarkan asumsi pribadi yang tak sesuai dengan fakta ilmiah dan sejarah.

Jawaban atas senarai tuduhan tersebut insya Allah akan kami bahas pada sesi Ngaji Asy’ari dan Maturidi di Sekolah Mafahim esok.

Acara dibawah pengawasan langsung para punggawa Hawary Ust Bang Oemar, Ust Agus Mustofa , KH Khoirul Anam . Pada penghujung acara materi akan diisi oleh KH Ma’ruf Khozin dari Aswaja Center NU Jawa Timur.

Pemateri lain, ghaniyyun ‘anit ta’rif. Mereka adalah para guru alumni Abuya Sayyid Muhammad bin Alwi al Maliki. Wa Maa ziltu thaliban.

Semoga mudah, indah, dan berkah..

________________________
Ust. H. Faris Khoirul Anam , Lc, MA. Penulis adalah Pengurus Pusat Hawariy Ash Shofwah Bidang Dauroh

Peserta Sekolah Mafahim 2018
Peserta Sekolah Mafahim 2018
KH. Hasan sebagai salah satu narasumber Sekolah Mafahim

Leave a Reply