Abuya Sayyid Muhammad Dan Penyihir

Dikisahkan ada seorang pembesar yang sangat berpengaruh dikerajaan Saudi, yang memerintahkan tukang sihir/santet, untuk membunuh Abuya Sayyid Muhammad dengan cara menyihirnya dari jarak jauh. Penyihir tersebut diiming-imingi oleh harta kekayaan yang banyak jika berhasil melakukannya.

Ketika sang penyihir tersebut hendak melakukan ritualnya untuk menyerang Abuya Sayyid Muhammad tanpa disadari rasa kantuk yang amat sangat menghampirinya, hingga dia tertidur pulas sebelum ritualnya terlaksana. Didalam tidurnya penyihir tersebut bermimpi ditemui oleh seseorang yang bertubuh besar sambil membawa pedang, seolah-olah ia akan membunuh penyihir tersebut, sambil berkata “ Hai, kamu ya yang mau membunuh Sayyid Muhammad, kamu ya yang mau membunuh anakku? Jangan lakukan hal itu, hentikanlah, jika tidak kamu akan saya bunuh sendiri”.

Dengan rasa gemetar dan ketakutan penyihir tersebut terbangun dari tidurnya, dan keesokan harinya ia mendatangi rumah Abuya Sayyid Muhammad dan segera meminta maaf, serta menceritakah mimpinya tadi malam, dan memberitahukan bahwa ia disuruh oleh seseorang yang bernama Fulan bin Fulan.

Abuya Sayyid Muhammad mendengar cerita dan pengakuan penyihir tersebut hanya tersenyum dan mendoakan kepada penyihir serta orang yang menyuruh membunuh tersebut agar mendapat hidayah dari Alloh. Dan tanpa menaruh rasa dendam sama sekali kedanya.
( al-injaz fi karoomati Fakhril Hijaz )

About shofwah