Jangan Sembarangan Mengkafirkan (5-lima)

abuya-maliki

oleh | Abuya Sayyid Muhammad ibn Alawi Al-Maliki Al-Hasani
diterjemahkan oleh | Ust. Kamal Muhlis

الحلقة الخامسة من كتاب مفاهيم يجب أن تصحح
تأليف إمام أهل السنة والجماعة قرن 21 أبوي السيد محمد علوي المالكي الحسني
التحذير من المجازفة بالتكفير 5
وكان إمام الحرمين يقول : لو قيل لنا : فصِّلُوا ما يقتضي التكفير من العبارات مما لا يقتضي ، لقلنا : هذا طمع في غير مطمع فإن هذا بعيد المدرك وعر المسلك يستمد من أصول التوحيد ومن لم يحظ بنهايات الحقائق لم يتحصل من دلائل التكفير على وثائق .
لذلك نحذر كل التحذير من المجازفة بالتكفير في غير المواطن السابق بيانها لأنه جد خطير والله الهادي إلى سواء السبيل وإليه المصير

Jangan Sembarangan Mengkafirkan (5-lima)

Imam Haramain berkata: “Jika dikatakan kepada kita: ‘Pisahkan –secara rinci – ungkapkan atau perilaku yang mengandung kekafiran dan yang tidak begitu’, kami pasti akan menjawab : ‘Ini suatu keinginan yang bukan pada tempatnya karena (hak) mengkafirkan orang lain termasuk yang sangat jauh jangkauannya dan sangat dalam wawasannya, yang harus dikaji dari asal usul (pokok-pokok) tauhud. Siapa saja yang tidak mengetahui suatu sampai pada hakikat (pokok) nya, tidak mungkin mengetahui cara membuktikan data kekafiran seseorang secara pasti berdasarkan data dan dalil’. ”
Oleh karena itu, kami menyarankan supaya setiap muslim berhati-hati untuk mengucap orang lain dan cap “kafir”, terlebih dalam masalah-masalah di luar apa yang telah disebutkan dan dijelaskan di atas, karena pekerjaan seperti itu mengandung bahaya yang besar dan –sebetulnya– hanya Allah-lah yang dapat menunjukkan seseorang ke jalan yang lurus, dan hanya kepada–Nya lah kita semua akan dikembalikan.
Wallahu a’lam (hanya Allah yang lebih mengetahui yang lebih benar).

Bersambung.

Tags: ,

About shofwah